RSS

Kantor Interest Section

18 Apr

Dampak putusnya hubungan diplomatik resmi antara dua negara kadang-kadang dapat dikurangi dengan pembentukan interest section. Interest section ini dapat dibentuk pada permulaan atau sebagai pendahuluan akan dicairkannya kembali hubungan diplomatik kedua negara atau didirikan di saat terjadinya permulaan hubyngan. Sebagai contoh adalah pembentukan interest section antara AS dan Syria pada tahun 1974 setelah putusnya hubungan selama tujuh tahun dalam bentuk pertukaran terbatas pejbat diplomatik. Bekas Kedutaan Besar di Damascus yang sampai pada waktu itu di bawah penjagaan Italia diberi nama Kedutaan Besar Italia: Seksi Perlindungan Kepentingan AS dengan mengibarkan bendera Amerika Serikat diatasnya, dan penukaran yang sama juga dilakukan terhadap bekas Kedutaan Besar Syria di Washington.[1] Indonesia yang hubungan diplomatiknya sempat putus dengan Portugal pada bulan Desember tahun 1975 karena permasalahan Timor Timur membuka interest section di Lisabon pada 30 Januari 1999. Pihak Portugal juga berbuat hal yang sama denga menempatkan dua orang diplomatnya di Kedutaan Besar Belada sedangkan Indonesia di Kedutaa Besar Thailand. Pembentukan interest section di Lisbon dan Jakarta ini adalah untuk meningkatkan rasa saling percaya dan saling pengertian serta untuk membantu kelancaran program pertukaran kunjungan diantara kedua belah pihak.[2]

Contoh yang sangat terkenal mengenai pendirian kantor interest section ini adalah waktu terjadinya pemutusan hubungan diplomatik antara AS dan Iran tahun 1980. Selanjutnya, AS mwendirikan kantor interest section di Kedutaan Besar Swiss di tehran tanpa mempekerjakan warga AS di kantor tersebut. Iran juga mendirikan kantor yang sama di Kedutaan Besar Aljazair di Washington, D.C. tanpa adanya orang berkewarganegaraan Iran di kantor tersebut, yang bekerja di kantor itu adalah orang-orang yang berkewarganegaraan Amerika. Aljazair juga mengizinkan kantor tersebut digunakan sebagai temat kantong-kantong diplomatik dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Diantara negara-negara di dunia, Swiss yang paling banyak menangani kantor interest section dan pada tahun 1987 misalnya mewakili 15 interest section di seluruh dunia.


[1] Gerhard Von Glahn, op.cit, p.416.

[2] Pernyataan Pers Menteri Luar Negeri, Ali Alatas, SH, Pada Akhir tahun 1998, Jakarta 7 Januari 1999, hal.13, Departemen Luar Negeri.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 April 2011 in Tak Berkategori

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: