RSS

Beggar Thy Neighbour Policy

03 Okt

Beggar Thy Neighbour Policy adalah kebijakan ekonomi di suatu negara yang mengakibatkan kekacauan di negara lain. Kebijakan ini biasanya berkonotasi negatif dan ditujukan kepada negara yang melakukan kecurangan dalam perdagangan internasional.

Sebagai studi kasus, kita akan ambil contoh China dan Amerika Serikat. Seperti yang kita ketahui, China dan Amerika Serikat merupakan dua raksasa ekonomi yang tengah berjaya saat ini. Keduanya saling besaing untuk dapat menjadi nomor satu.

Namun perekonomian China tidak semapan Amerika Serikat. Jumlah pengangguran di China masih lebih banyak dari pengangguran di Amerika Serikat. China juga memiliki beragam masalah domestik yang membuat fondasi ekonomi di China tidak begitu kuat.

Tapi China tidak menyerah begitu saja, China telah menetapkan kebijakan kurs kompetitif devaluatif dimana mata uang Yuan lebih rendah dari harga sebenarnya. Kurs yag lebih rendah ini membuat produk China lebih diminati daripada produk Amerika Serikat. Produsen Amerika Serikat banyak yang mengalami kerugian.

Selain strategi devaluatif kompetitif, Pemerintah China juga memberi subsidi kepada produsen-produsen di China. Hal tersebut semakin memukul produsen Amerika Serikat yang tidak disubsidi oleh pemerintahnya. Perlahan, ekonomi Amerika Serikat pun kian merosot dan mulai disalip oleh China.

Amerika serikat mengatakan bahwa China telah ‘memiskinkan’ sirinya melalui kebijakan Devaluatif Kompetitif dan Subsidi. Kedua kebijakan ini bisa dikategorikan kedalam Beggar Thy Neighbour Policy karena membawa dampak buruk terhadap Negara lain.

Sisi positif

Sebenarnya kebijakan Beggar Thy Neighbour Policy memiliki sisi positif. Awalnya, kebijakan ini dirancang untuk mengatasi masalah ekonomi dalam suatu negara. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomia, mengatasi krisis dan sebagainya.

Caranya adalah dengan mengurangi ketergantungan impor melalui pembatasan kuota dan tarif, devaluasi kompetitif, subsidi dan sebagainya. Dengan cara itu, maka perekonomian di negara tersebut akan mengalami peningkatan yang baik.

Hanya saja, kebijakan ini dianggapmerugikan orang lain (negara lain) sehingga World Trade Organization (WTO) melarang kebijakan-kebijakan semacam itu. Lantas apa yang harus dilakuka saat kita dihadapkan dengan negara yang menerapkan kebijakan Beggar Thy Neighbour? Salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah dengan menerapkan Countervailing Duties pada negara lawan kita tersebut.

Apakah Countervailing Duties itu? Lihat disini.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 3 Oktober 2010 in Tak Berkategori

 

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: