RSS

Perkembangan Ekonomi Terkait hukum Internasional

22 Apr

Di bidang ekonomi, jurang pemisah yang luas terus melebar antara negara-negara maju dengan negara berkembang tentunya akan berdampak pada pergaulan antar bangsa. Selain ini antara negara-negara berkembang itu sendiri ada yang lebih maju yaitu negara-negara industri baru dan yang paling terbelakang. Perbedaan ini telah menyebabkan terjadinya pertentangan ekonomi yang telah mengguncangkan dunia semenjak bebrapa dekade terakhir ini. Oleh sebab itu, salah satu perdebatan sentral dunia dewasa ini adalah mengenai redistribusi kekayaan pada tingkat dunia melalui suatu tatanan ekonomi dunia baru. Jadi yang dipermasalahkan sekarang adalah hukum ekonoi internasional klasik untuk dirubah menjadi sistem yang lebih adil dan merata.

Keanekaragaman negara di dunia dewasa ini mempunyai dua akibat mendasar terhadap perkembangan hukum internasional. Pertama, akan sulit bagi  hukum internasional untuk tetap atau menjadi universal karen akurangnya kepentingan bersama negara-negara dan sukarnya dicapai kompromi sesama mereka. Dalam keadaan ini tidaklah mengherankan bila hukum internasional mengalami perkembangan yang sangat penting dari segi regional dimana solidaritas lebih mudah dapat dicapai karena berada di kawasan yang sama dengan kepentingan yang hampir sama pula.

Kedua, negara berkembang akan selalu mengupayakan hukum internasional yang membawa pembaruan, mengurangi ketidakadilan, ketidakbersamaan dan yang mengenakan kewajiban yang sepadan dengan negara-negara kaya. Konsepsi baru hkum internasional yang tidak uniform ini dan yang disesuaikan dengan tingkat pertumbuhan negara-negara yang telah memberikan hasil-hasil yang nyata seperti yang terjadi dengan konvensi hukum laut 1982 telah memberikan perhatian khusus terhadap hak dan peranan negara-negara berkembang.

Akhirnya perlu diwaspadai bahwa walaupun negara (nation state) masih tetap merupakan subjek utama hukum internasional, namun peranannya dalam pergaulan antarbangsa semenjak dua dekade ini masih ditantang oleh aneka ragam aktor-aktor non negara (non state actors) seperti organisasi-organisasi internasional, organisasi-orgnisasi non pemerintah, perusahaan-perusahaan multinasional dan bahkan individu-individu.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 22 April 2010 in Tanpa Nama

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: