RSS

penolakan negara

21 Apr

Kalau diteliti, praktik yang berlaku dalam persoalan pengakuan ini, terdapat kenyaaan bahwa Negara-negara yang menentang lahirnya suatu Negara yang membuat pernyataan sedangkan pada umumnya pengakuan yang diberikan kepada suatu Negara yang baru lahir hanya bersifat implisit yaitu tanpa adanya pengakuan dalam bentuk pernyataan-pernyataan kecuali Negara-negara yang baru lahir tersebut mempunyai arti dan hubungan khusus dengan negaa-negara tertentu. Berapa banyak Negara yang lahir di tahun 60-an dan 70-an terutama Negara-negara kecil di kawasan afrika, pasifik, dan karibia tanpa disambut berbagai pernyataah pengakuan, tetapi itu bukan berarti bahwa kelahirannya ditolak oleh masyarakat internasional.

Namun ada beberapa pengecualian bahwa kelahiran uatu Negara ditentang oleh masyarakat internasional dan tolak ukur yang peling tepat dipakai ialah dengan merujuk pada sikap PBB. Sejarah mencatat adanya beberapa negara yang kelahirannya ditentang oleh seluruh masyarakat internasional, dan dalam hal ini negara baru tersebut akan hilang sendiri. Penolakan tersebut dapat dilihat dari sikap PBB yaitu melalui resolusi-resolusi yan dikeluarkannya. Rhodesia yang memproklamasikan kemerdekaannya tanggal 11 november 1965 melalui kelompok minoritas kulit putih di bawah pimpinan ian smith dengan melepaskan diri dari kekuasaan inggris dikecam keras oleh PBB yang meminta negara-negara anggota untu tidak mengakuinya dan tidak mengadakan hubungan diplomatik dan hubungan-hubungan lainnya dengan illegal authority tersebut. Sebagaimana diketahui, negara rhodesia tersebut tidak dapat hidup dan kemudian digantikan oleh zimbabwe yang lahir pada tahun 1980. contoh terakhir kelahiran negara yang ditentang oleh masyarakat internasional adalah apa yang menamakan dirinya turkish republic of northern cyprus tanggal 15 november 1983. reaksi PBB sangat cepat dan dalam tiga hari dewan keamanan mengeluarkan resolusi yang mengecam pendirian negara tersebut yang menyebutnya legaly invalid. Pada waktu itu, pakistan adalah satu-satunya anggota tidak tetap PBB yang menentang resolusi tersebut dan sampai sekarang hanya turki yang mengakui negara itu.

Umumnya negara-negara menyesuaikan diri dengan sikap yang diambil PBB di bidang pengakuan. Selanjutnya, bila ada dua negara atau sekelompok negara dengan terang-terangan tidak mengakui suatu negara apakah negara tersebutsudah menjadi anggota PBB atau belum, itu adalah masalah negara-negara itu sendiri yang penolakan pengakuannya didasarkan atas berbagai pertimbangan terutama politik.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 21 April 2010 in Tanpa Nama

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: