RSS

Alasan persona non grata

16 Apr

Semenjak berlakunya konvensi wina, spionase merupakan alas an yang paling umum dalam menyatakan seorang pejabat diplomatic persona non grata atau meminta agar dia dipanggil pulang. Contoh yang paling sensasional yang terjadi pada tahun 1971 adalah permintaan pemerintah inggris agar kedutaan besar uni soviet memulangkan 105 orang stafnya. Permintaan tersebut adalah sebagai kelanjutan peringatan kepada uni soviet agar mengurang jumlah-jumlah agen KGB pada kantor-kantor diplomatik dan perdagangannya di london.

Dalam aide memorie yang disampaikan kepada kuasa usaha kedutaan besar dinyatakan bahwa meningkatnya kegiatan-kegiatan spionase para staf kedutaan besar uni soviet di ingrris telah merupakan ancaman langsung terhdap keamanan negara dan meminta nama-nama yang tercantum dalam memoire tersebut untuk meninggalkan inggris dalam waktu dua minggu. Para pejabat yang di persona non grata tersebut memang berangkat dalam batas waktu yang telah ditetapkan.

Selanjutnya, batas maksimum jumlah staf perwakilan yang telah ditetapkan diawasi secara ketat oleh pemerintah setempat. Beberapa negara lainnya juga merasa perlu menyatakan perona non grata diplomat-diplomat uni soviet seperti bolivia yang mengusir 119 orang di tahun 1972, kanada 13 orang di tahun 1978, perancis 47 orang di tahun 1983 dan ditambah 25 orang di tahun 1985.

Dengan berakhirnya perang dingin jumlah diplomat yang dinyatakan persona non grata sangat berkurang. Namun, pada bulan mei 1996 rusia secara umum menuduh inggris mempunyai jaringan spionase dan meminta penarikan 4 orang diplomatnya dari moskow. Disamping itu, jarang sekali suatu negara mem persona non grata kan diplomat-diplomat dari negara sahabat. Namun, pernah terjadi bahwa inggris pada tahun 1988 meminta ditariknya seorang atase dari kedutaan besar israel dari london yang dicurigai bekerja untuk dinas rahasia israel mossad.

Di samping pengusiran diplomat atas keterlibatannya dalam kegiatan spionase, persona non grata juga dikenakan pada para diplomat yang terlibat dalam konspirasi terhadap pemerintahan negara penerima. Pada bulan juni 1976 duta besar libya di kairo dinyatakan persona non grata setelah diketahui mengedarkan selebaran yang bermusuhan terhadap reiden anwar sadat. Pada bulan april 1980 departemen luar negeri amerika serikat mengusir dua orang diplomat libya dari kedutaan besarnya di washington karen diperoleh informasi akan dilakukannya penculikan dan pembunuhan terhadap para penentang rezim kolonel khaddafi di amerika serikat. Pada bulan juni 1980 kepala people’s bureau libya di london dinyatakan persona non grata karena ucapannya tentang keributan-keributan yang terjadi antara pihak-pihak pendukung dan lawan rezim khaddafi.

Persona non grata juga dilakukan pada para diplomat yang terlibat dalam upaya penggunaan kekerasan. Di tahun 1991 jerman meminta seorang diplomat irak berangkat dalam waktu 48 jam karena telah memasukkan secara ilegal sepasang kalashnikov yang akan digunakannya untuk mengancam para demonstran suku kurdi di luar kedutaan besar irak. Pada tahun 1995, inggris menyatakan persona non grata seorang atase di kedutaan besar irak london yang dituduh mengumpulkan informasi untuk direktorat intelijen tentang mahasiswa-mahasiswa yang menentang rezim saddam hussein.

Disamping itu, ada pula kasus persona non grata terhadap diplomat-diplomat yang berusaha menculik dan memuangkan para penentang pemerintah dari negara pengirim. Pada tahun 1984 dua orang staf komisaris tinggi nigeria di london terlibat dalam penculikan umaru dikko, mantan menteri nigeria yang berdiam di london dan akan mengirimkannya dalam sebuah peti kayu ke kementrian luar negeri nigeria. Kedua diplomat itu langsung diusir dari london dan komisaris tingginya yang dipanggil pulang untuk konsultasi tidak diinginkan pemerintah inggris untuk kembali ke london. Pada tahun 1955, lima diplomat kuba diusir dari madrid dan berangkat keesokan harinya. Pada tahun 1994, pemerintah venezuela mengusir empat orang diplomat iran karena menculik seorang penentang Rezim  dan menahannya bersama lima anggota keluarganya disuatu hotel. Keutika duta besar iran menyampaikan protes, dia juga ikut dinyatakan persona non grata. Pada tahun 1988, pemerintah singapura mem persona non grata kan  seorang diplomat amerika serikat karena dituduh mencampuri urusan dalam negeri. Di tahun 1988 nikaragua mengusir duta besar AS dan tujuh orang lainnya karena dituduh mendukung pemberontakan.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 16 April 2009 in Tak Berkategori

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: