RSS

pembukaan hubungan diplomatik

21 Mar

sebelumnya secara umum diakui bahwa setiap negara yang merdeka dan berdaulat mempunyai right of legation. hak legasi ini ada yang aktif yaitu hak suatu negara untuk mengakreditasikan wakilnya ke negara lain dan hak legasi pasif yaitu kewajiban untuk menerima wakil negara asing. hak legasi ini diterima oleh konvesi havana 1928 seperti yang tercantum dalam pasal pertama.

selanjutnya, bila diperhatikan praktik yang berkembang, hak legasi ini secara berangsur sudah ditinggalkan seperti yang dikatakan pakar hukum perancis Prof. Fauchille: tidak suatu negara pun yang diharuskan menerima duta besar negara lain. itu adalah persoalan hubungan baik dan bukan masalah hukum murni.

oleh karena itu, hukum internasionla tidak mengahruskan suatu begara membuka hubungan diplomatik dengan negara lain, seperti juga tidak ada keharusan untuk menerima misi diplomatik asing di suatu negara. demikian juga suatu negara tidak mempunyai hak untuk meminta negara lain untuk menerima wakil-wakilnya.

namun, seperti ditegaskan oleh pasal 2 konvensi wina tahun 1961: pembukaan hubungan diplomatik antara negara-negara dan pembukaan perwakilan tetap diplomatik dilakukan atas dasar saling kesepakatan. kesepakatan ini biasanya diumumkan dalam bentuk resmi seperti komunike bersama, perjanjian persahabatan, dan lain-lain.

kalau diteliti, kata kunci pasal 2 ini adalah kesepakatan bersama. harus ada kesepakatan untuk membuka hubungan diplomatik dan selanjutnya kesepakatan untuk membuka perwakilan tetap. pembukaan hubungan diplomatik dan pembukaan perwakilan tetap bagi konvensi wina merupakan dua hal berbeda.

itu juga berarti bahwa negara  dapat saja membuka hubungan diplomatik tetapi tidak langsung diikuti pembukaan perwakilan tetap. pembukaan hubungan diplomatik dan pembukaan perwakilan tetap secara hukum merupakan dua hal yang berbeda. di indonesia pembukaan hubungan diplomatik dan pembukaan kantor perwakilan diplomatik ditetapkan dengan keputusan presiden.

dapat ditambahkan bahwa prinsip kesepakatan bersama yang terdapat dalam konvensi merupakan hasil kompromi rasional yang sepenuhnya sesuai dengan prinsip bahwa setiap pembatasan kedaulatan harus disetujui negara yang bersangkutan. selanjutnya, juga terdapat kaitan yang erat antara pembukaan hubungan diplomatik dengan suatu negara dengan pengakuan terhadap negara tersebut atau pemerintahannya. karena hukum internasional tidak berisikan kewajiban hukum untuk mengakui suatu negara maka negara tersebut tidak dapat dipaksa untuk menerima wakil-wakil dari negara yang tidak diakuinya.

penolakan suatu negara untuk membuka hubungan diplomatik dengan alasan apapun terhadap negara lain merupakan suatu praktik yang biasa berlaku. cina dan jepang selama berabad-abad tidak mempunyai hubungan dengan negara-negara asing. sekarang ini kecuali mesir dan yordan, negara-negara arab dan islam lainnya tidak mempunyai hubungan diplomatik dengan israel. sampai dilaksanakannya ostpolitik, kanselir willy brandt dari republik federal jerman menolak membuka hubungan diplomatik dengan negara-negara yang mengakui republik jerman timur.

republik rakyat cina memutuskan hubungan diplomatik dengan negara mana saja yang mengakui taiwan. sebagai contoh terakhir cina pada tahun 1999memutuskan hubungannya dengan macedonia yang mengakui taiwan. sebagai catatan sampai sekarang ini taiwan masih diakui oleh sekitar 20 negara. juga maroko pada tahun 1980-an memutuskan hubungan diplomatiknya dengan sejumlah negara yang mengakui Republik Arab Demokratik Sahrawi (Polisario) yang diumumkan pada tanggal 27 febuari 1976. kenyataannya Republik Demokratik Arab Sahrawi ini belum lahir karena belum tercapainya kesepakatan dengan maroko tentang pelaksanaan referendum di sahara barat.

sekarang ini diakui secara umum bahwa hak untuk membuka hubungan diplomatik berasal dari pengakuan terlebih dahulu dan kemudian membuka hubungan diplomatik. dapat juga terjadi pengakuan sekaligus merupakan pembukaan hubungan diplomatik. pada bulan september 1991, sebagai kelanjutan pengakuan republik-republik baltik oleh dewan negara uni soviet, menteri-menteri luar negeri masyarakat eropa menemui menteri-menteri luar negeri estonia, latvia dan lithuania untuk menyambut pemulihan kembali kedaulatan dan kemerdekaan negara-negara baltik tersebut.]

pertemuan ini pada hakikatnya merupakan pengakuan dari negara-negara masyarakat eropa yang sekaligus juga merupakan pembukaan hubungan diplomatik antara sesama mereka. pada bulan febuari 1992 inggris mengakui 10 negara yang baru merdeka dari bekas uni soviet dan mempersilakan masing-masingnya untuk membuka hubungan diplomatik penuh dengan inggris. demikan juga inggris mengakui rusia sebagai kelanjutan dari uni soviet. amerika serikat pada bulan september 1991 membuat suatu memorandum of understanding dengan latvia yang sekaligus merupakan pengakuan dan pembukaan hubungan diplomatik dengan negara tersebut.

contoh-contoh lain adalah amerika serikat mengakui pemerintah republik angola tanggal 19 mei 1993 yang disertai beberapa minggu kemudian dengan usulpembukaan hubungan diplomatik. demikian juga waktu eritrea mengumumkan kemerdekaannya dari ethiopia tanggal 27 april 1993, amerika serikat langsung pada hari itu juga memberikan pengakuannya sebagai negara merdeka dan mengusulkan pembukaan hubungan diplomatik. usul-usul mengenai pembukaan diplomatik ini sebagai tibndak lanjut pemberian pengakuan biasanya selalu diterima dan jarang terjadi penolakan. sekiranya pembukaan hubungan diplomatik antara dua negara tidak selalu diikuti pembukaan perwakilan diplomatik tetap, itu terutama disebabkan masalah-masalah teknik dan bukan atas dasar politis.

memang merupakan kenyataan bahwa negara-negra dewasa ini tidak selalu mempunyai perwakilan diplomatik tetapsatu sama lain. dengan menjamurnya negara-negara baru pada bagian kedua abad ke-20 sebagai akibat dekolonisasi pemeliharaan hubungan diplomatik melalui pembukaan misi tetap merupakan masalah yang cukup berat. karena kekurangan dana dan personil negara-negara miskin atau kecil lain tidak sanggup membuka banyak misi diplomatik tetap di negara-negara lain. dari 191 negara anggota pbb dewasa ini, 41 diantaranya berpenduduk kurang dari satu juta dan 15 negara berpenduduk kurang dari 100.000. samoa barat di kawasan pasifik selatan misalnya sudah merdeka pada tahun 1962 baru sanggup menjadi anggota pbb 14 tahun kemudian yaitu tahun 1976. sulit dibayangkan bagaimana palau dengan penduduk 16.000 orang dan tuvalu dengan penduduk 10.000 orang dapat mempunyai perwakilan tetap di luar negeri.

betapa beratnya bagi negara-negara kecil seperti afrika, karibia dan pasifik selatan untuk membuka perwakilan ttap di semua negara-negara lain di dunia. kecuali pbb di new york, negara-negara tersebut hanya mempunyai perwakilan di negara-negara tertentu saja. kirghistan pada tahun 1994, walaupun telah membuka hubungan diplomatik dengan 82 negara, hanya sanggup mempunyai 10 misi diplomatik tetap di luar negeri yang ditempatkan di rusia dan negara-negara bekas pecahan uni soviet.

amerika serikat pada tahun 1994 walaupun negara paling kaya di dunia hanya mempunyai 144 kedutaan besar di luar negeri. china pada tahun 1999 mempunyai kedutaan besar lebih banyak dari amerika serikat yaitu 148. yang paling banyak mempunyai kedutaan besar di luar begeri adalah jepang dengan jumlah 181 dan konsulat jenderal sebanyak 69. sebaliknya indonesia hanya mempunyai 89 kedutaan besar di luar negeri dengan resident ambassador, sedangkan 82 negara lainnya dirangkap oleh kedutaan-kedutaan besar RI di berbagai tempat. di indonesia sendiri hanya terdapat 87 kedutaan besar asing dengan resident ambassador dan 68 non resident.

demikianlah kalau diteliti, pada umumnya jumlah kedutaan besar suatu negara di luar negeri kurang dari 100 bahkan banyak yang dibawah 50 terutama negara-negara kecil dan sedikit pula yang berada diatas angka 100.

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 21 Maret 2009 in Tak Berkategori

 

Tag:

4 responses to “pembukaan hubungan diplomatik

  1. rydwa tr

    9 September 2009 at 12:46

    Saya pernah baca Amerika Serikat lah yang paling banyak mempunyai perwakilan (kedutaan, konsulat, representative office dll) di luar negeri, kemudian diikuti Prancis. Inggris, Rusia, Jepang serta Cina juga mempunyai banyak perwakilan di seluruh dunia.

    Dikabarkan Indonesia akan membuka kedutaan di Panama, Kazakhstan, Kroasia, Bosnia-Herzegovina, dan Bahrain. Selain itu, konsulat yang rencananya akan dibuka ada di kota-kota: Shanghai, Makau, Busan, Chennai, Amsterdam, Barcelona, Milan dan Sao Paulo.

     
    • mas niam

      12 Oktober 2009 at 15:27

      sepeertinya benar tapi menurut keterangan deplu kemarin, katanya itu hanya propaganda amerika saja…
      saat ini rekor terbanyak masih dipegang oleh negara china.
      terima kasih banyak atas masukannya…
      wow..anda lengkap sekali…

       
  2. yayang

    13 Juni 2010 at 13:37

    kenapa susah cee,,cari bahan buat tugas sekolah dalam hal politik????????????????????????????

     
  3. bayu

    12 Oktober 2011 at 14:11

    terimakasih, sangat membantu

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: